Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi

oleh

“Jika instansi lain fokus pada penanggulangan awal bencana, Kemenekraf mengambil peran strategis untuk membangkitkan kembali unit bisnis warga yang sempat terdampak,”jelas Tri Wahyudi.

Dalam workshop ini para peserta dibekali kemampuan menggunakan berbagai aplikasi digital seperti ToCo untuk manajemen bisnis dan Canva untuk desain produk agar produk lokal memiliki nilai tambah serta daya saing tinggi.

​”Dengan digitalisasi, para pelaku UMKM diharapkan tidak lagi bergantung penuh pada operasional konvensional. Penggunaan aplikasi memungkinkan sistem bisnis tetap berjalan secara otomatis dan menjangkau pasar yang lebih luas. Program ini diproyeksikan untuk mengawal para pelaku usaha lokal agar bisa tumbuh menjadi pemain skala nasional hingga mampu melambaikan bendera bisnisnya di pasar global,” harapnya.

Workshop yang diikuti oleh 100 orang peserta ini menghadirkan beberapa narasumber, salah satunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan, Arrahmaan Pane.

Ia memaparkan mengenai program Super Apps berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengintegrasikan seluruh layanan masyarakat dalam satu wadah aplikasi.

​”Pengembangan aplikasi pintar ini merupakan arahan langsung dari Bapak Wali Kota Medan Rico Waas. Dimana seluruh aplikasi, layanan publik, hingga informasi kota akan disatukan dalam satu aplikas induk Medan Satu Data,” jelas Arrahmaan Pane secara singkat.(rel)