Plt. Bupati Langkat Tiorita: Pramuka Harus Melahirkan Generasi Terampil dan Mandiri

oleh

Langkat (medanbicara.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menjadi pembina upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Langkat, Senin (28/9/2026).

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut dirangkaikan dengan kegiatan perkemahan bersama yang berlangsung sejak 26 hingga 28 September 2026 di Bumi Perkemahan Kwarcab Langkat. Kegiatan ini diikuti peserta dari 23 kecamatan atau ranting dengan total 1.335 peserta.

Ketua Panitia Hari Pramuka ke-65, Hermansyah, menyampaikan, peserta perkemahan terdiri dari 377 Penggalang Putra, 587 Penggalang Putri, 103 Penegak Putra, 178 Penegak Putri, 48 Pembina Pendamping Putra, serta 47 Pembina Pendamping Putri.

Dalam amanatnya, Tiorita menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 kepada seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka di Kabupaten Langkat.

“Salam Pramuka. Satu Pramuka untuk satu Indonesia. Jayalah Pramuka, jayalah Indonesia. Dirgahayu Gerakan Pramuka,” ucap Tiorita.

Tiorita mengatakan, perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka merupakan perjalanan panjang yang dipenuhi pengabdian, karya, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.

Menurutnya, dari generasi ke generasi, Gerakan Pramuka telah melahirkan berbagai sumber daya manusia yang kemudian berkiprah sebagai pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, tokoh masyarakat, wirausahawan, relawan kemanusiaan hingga berbagai profesi lainnya yang memberikan kontribusi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tiorita menegaskan, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman setiap anggota Pramuka telah menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang tangguh, terutama dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman.

“Peringatan Hari Pramuka bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas yang maju, berdaulat, bermartabat dan sejahtera,” katanya.

Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.

Tiorita menjelaskan, swasembada pangan tidak semata-mata berkaitan dengan kegiatan tanam-menanam, tetapi mencakup aspek pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenali dan ikut menyelesaikan berbagai persoalan nyata di lingkungan sekitarnya.