Suasana semakin semarak ketika Ustaz Dr. H. Das’ad Latif mengajak warga dan para pemimpin di Kota Medan bersalawat. Salawat pun berkumandang dari Taman Stadion Teladan, diikuti ribuan warga yang memenuhi kawasan tersebut.
Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad Latif mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran agama secara menyeluruh dan tidak sekadar mengikuti apa yang sedang ramai di media sosial. Menurutnya, keislaman harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mencari dan menggunakan harta. Ustaz Das’ad menegaskan agar umat tidak menerima uang yang bersumber dari sesuatu yang haram, karena rezeki yang diperoleh harus berasal dari jalan yang baik dan halal.
Selain itu, Ustaz Das’ad mengajak umat untuk tidak malas mendengarkan ceramah dan terus menambah pengetahuan agama. Ia menekankan pentingnya menunaikan salat sebagai kewajiban utama, baik salat lima waktu maupun memperbanyak salat sunah, seperti salat Duha.
Ustaz Das’ad juga menyampaikan bahwa setiap orang akan menghadapi berbagai persoalan dan cobaan dalam kehidupan. Karena itu, umat diminta mempersiapkan diri dengan keimanan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menghadapi setiap ujian.
Di tengah berbagai persoalan hidup, ia mengingatkan umat agar tidak hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri, tetapi senantiasa memohon pertolongan kepada Allah SWT. Doa dan tawakal, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap masalah dan cobaan kehidupan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Sultan Deli ke-14 Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam, Pj Sekda Medan Erfin Fachrurrazi, pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah di lingkungan Pemko Medan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kebudayaan dan keagamaan Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selain memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk tampil, berkarya, dan berprestasi.
Rangkaian acara juga diisi pembacaan Al-Qur’an oleh Humaira Azzahra Asri Lubis, Juara II MTQ Nasional 2026 di Semarang. Ada pula penampilan dai cilik Kota Medan Khadijah Khalilurrahman dan Uwaiz Yazid Al-Khalifi Butar-butar.(rel)






