Masyarakat Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kg, Plh Wali Kota Tanjungbalai Sidak Ke Sejumlah SPBE dan Pangkalan

oleh
Plh Wali Kota turun langsung ke ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan pangkalan yang ada di Kota Tanjungbalai.(Ist/Vin)

Tanjungbalai (medanbicara.com)- Pemerintah Kota Tanjungbalai dipimpin Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menindaklanjuti keluhan masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan LPG ukuran 3 Kg.

Plh Wali Kota turun langsung ke ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan pangkalan yang ada di Kota Tanjungbalai turut didampingi Forkopimda atau mewakili, Asisten Ekbang Tajul Abrar Ritonga, Kadis dagper Wiwi Fitria, Kadishub Elvandia, Kabag Perekonomian Rini Diana, Camat Datuk Bandar Syamsul Efendi, Camat Teluk Nibung Darmansyah Merta Wijaya dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (2/6/2026).

Pemantauan dilakukan secara langsung di beberapa titik SPBE di wilayah Kota Tanjungbalai diantaranya PT. Tomimaru Gasindo, PT. Anugerah Tetap Jaga, dan PT. Selina Jaya Sempurna.

Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan, sidak dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan akar masalah kelangkaan LPG 3 Kg ditengah masyarakat. Hal ini juga bagian dari Pemko Tanjungbalai dalam mengecek langsung kondisi dilapangan dan penyebab terjadinya kelangkaan.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa gas LPG khususnya ukuran 3 Kg mengalami kelangkaan, kemudian ada kenaikan harga yang cukup signifikan. Sehingga, kami melakukan kunjungan langsung ke SPBE nya, dan melihat permasalah yang terjadi. Kelangkaan gas subsidi ukuran tabung tiga kilogram sempat membuat masyarakat Kota Tanjungbalai heran dan kebingungan,”katanya.

Bahkan, ada disejumlah kios-kios yang masih memiliki stok pasokan LPGnya menjual dengan harga tinggi, ujarnya.

Dari sidak tersebut, Plh Wali Kota Tanjungbalai mengatakan bahwa tidak ada ditemukan permasalahan penyaluran maupun harga, karena pihak SPBE tadi menjelaskan bahwa pengisian LPG tabung 3 kg tidak ada pengurangan berdasarkan Delivery Order (DO) dari pertamina.

“Tadi saat sidak ke PT. Tomimaru Gasindo di Jalan Sudirman, pihak SPBE mengatakan bahwa distribusi LPG ukuran 3Kg berjalan normal seperti biasa berdasarkan DO dan tidak ada pengurangan jumlah, begitu juga halnya saat kita melakukan kunjungan dan sjdak ke PT. Anugerah Tetap Jaga dan PT. Selina Jaya Sempurna, keterangan kedua agen tersebut tidak ada permasalahan penyaluran,” papar Muhammad Fadly.