Modus Kereta Mogok Incar Anak-Anak, Disuruh ke Warung Baru “Digilakkan”

oleh

MEDAN (medanbicara.com) – Unit Reskrim Polsek Medan Area mengungkap aksi penggelapan sepeda motor yang sudah beraksi berulang kali (spesialis).

Seorang tersangka, Rahmad Alfachri Hasibuan alias Parbot (19), warga Jalan Ismail Harun Gang Seroja XVIII Deda Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang berhasil ditangkap.

Sedangkan seorang pelaku lagi yang telah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran. Aksi tersangka terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

“Tersangka ini sudah berulang kali melakukan penggelapan sepeda motor. Seorang pelaku lagi sedang kita kejar,” ujar Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, Senin (13/7/2026).

Diungkapkannya, dalam menjalankan aksinya tersangka bersama temannya terlebih dahulu menghentikan sepeda motor korban. Tersangka mengaku sepeda motornya mogok dan meminta didorongkan. Dia kerap menyasar anak di bawah umur agar mudah diperdaya

Tersangka kemudian mengambil alih kemudi motor lalu mendorong pelaku satunya lagi. Sementara korban diboncengnya.

Sampai di salah satu kedai, tersangka meminta korban turun untuk membeli rokok atau minuman.

“Ketika korban lengah, tersangka langsung membawa kabur sepeda motor korban,” ungkap AKP M Ainul Yaqin.

Peristiwa itu dilaporkan Fajar Ichsan Thariq (23), warga Jalan Sidomulyo Dusun V Gang Dalang Percut Sei Tuan dan Rita Ristati (47), warga Jalan Rawa Kecamatan Medan Denai.

“Kedua korban mengalami kerugian sepeda motor Yamaha Aerox warna biru nomor polisi BK 2677 ALI dan N Max warna hitam BK 5056 AJX,” terang AKP M Ainul Yaqin.

Aksi itu terjadi pada Kamis (11/6/ 2026) sekira pukul 15.00 WIB. Korban mendapat kabar dari muridnya, motor miliknya telah dibawa tersangka ketika berada di Jalan Jermal 16 Kecamatan Medan Denai.

Saat itu, motor korban dibawa oleh muridnya untuk foto copy, namun di tengah jalan dihentikan tersangka bersama temannya yang menaiki Honda Beat hitam. Tersangka berpura-pura meminta tolong untuk mendorong sepeda motornya yang mogok.

Sampai di Jalan Jermal 16, muridnya tersebut disuruh untuk membeli minuman ke warung dan motornya dibawa kabur tersangka.