Tanjungbalai (medanbicara.com) – Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, terpilih sebagai Ketua Badan Pimpinan Wilayah (BPW) Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Sumatera Utara periode 2025–2030 pada Musyawarah Wilayah yang berlangsung di Grand Singgie Hotel, Kota Tanjungbalai, Sabtu (15/11).
Pada hari kedua rangkaian kegiatan, BPW PISPI Sumut menggelar olahraga bersama dan Car Free Day yang dirangkai dengan Sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) serta penyerahan bibit pertanian dari Kementerian Pertanian. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kota Tanjungbalai, Minggu (15/11/2025).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BPW PISPI Sumut yang juga Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, didampingi Staf Ahli TP-PKK Tanjungbalai Ny. dr. Desi Fadly Abdina, Tenaga Ahli Menteri Pertanian R.S. Suroyo Jr., Sekjend BPP PISPI Kamhar Lakumani, S.P., M.M., perwakilan BPP PISPI Charles Lumban Gaol, S.P., serta sejumlah pejabat dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, para pengurus PISPI, Forkopimda, pimpinan OPD Pemko Tanjungbalai, dan undangan lainnya.
Rangkaian acara dimulai dengan Sosialisasi Program Kampung Iklim bertema, “Langkah Nyata Tanjungbalai Menuju Kota Ramah Iklim.” Setelah itu, rombongan mengikuti kegiatan jalan santai dari Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah menuju Balai di Ujung Tanjung. Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan makan bajambar dan ditutup dengan susur Sungai Asahan menggunakan perahu tradisional.
Usai dikukuhkan kembali sebagai Ketua BPW PISPI Sumut, Fadly menegaskan komitmennya menjadikan PISPI sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian Sumatera Utara. Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas SDM, serta kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan potensi pertanian daerah.
“Terpilihnya saya bukan sekadar amanah organisasi, tetapi amanah untuk memperkuat posisi pertanian Sumatera Utara sebagai tulang punggung ekonomi,” ujarnya.






