Dugaan Penggelapan Uang Ratusan Nasabah KSP Yayasan Sari Asih Nusantara, Rusmani Manurung Tak Datangi Panggilan Polisi

Deli Serdang (medanbicara.com)-Sat Reskrim Polresta Deli Serdang terus mendalami dugaan penggelapan uang ratusan nasabah koperasi simpan pinjam (KSP) Yayasan Sari Asih Nusantara, yang berkantor di Jalan Bakaran Batu, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus SIk MH saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/7/2021) siang mengatakan, pada panggilan pertama Ketua Yayasan Sari Asih Nusantara, Rusmani Manurung, tidak hadir dengan alasan sakit, namun tidak menyertakan surat sakit

Lanjutnya, panggilan kedua kepada Rusmani Manurung akan disampaikan dan rencananya, penyidik akan meminta keterangan kepada Rusmani Manurung, Selasa (6/7/2021) mendatang. “Penyidik fokus ke Yayasan Sari Asih Nusantara,” sebutnya.

Sementara itu, Rusmani Manurung saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Kamis (1/7/2021) siang, membenarkan jika dia dipanggil Sat Reskrim Polresta Deli Serdang untuk dimintai keterangan.

“Jadwalnya Kamis (1/7/2021), tapi saya sudah telepon penyidiknya tidak bisa datang,” jawab mantan anggota DPRD Deli Serdang itu.

Mencuatnya dugaan penggelapan uang nasabah ini, ketika ratusan nasabah menghadang mobil yang ditumpangi Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra saat keluar dari Mapolresta Deli Serdang, Senin (28/6/2021) lalu. Saat itu perwira tinggi berpangkat dua bintang di pundaknya itu mengatakan akan menjadi atensi. (man)

Mungkin Anda juga menyukai