Mayat Dibuang dari Mobil Diduga Tewas Karena Benda Tumpul, Kapolresta Deliserdang: Mudah-mudahan Segera Tertangkap

DELISERDANG (medanbicara.com)-Polresta Deliserdang, mengindikasikan tewasnya Kalinus Zai (40), penjaga gudang perabot UD Lau Kawar, Jalan Besar Medan-Batangkuis, Pasar X, Kecamatan Percut Seituan, yang mayatnya ditemukan di Jalan Sultan Serdang menuju Bandar Udara (Bandara) Kualanamu, Sabtu (26/6), disebabkan benda tumpul.

Ini disampaikan Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi ketika dikonfirmasi perihal adanya lubang di jidat korban sampai ke kepala belakang serta soal dugaan mobil Toyota Avanza warna putih yang dikendarai pelaku ada kerusakan di bagian kaca setelah melempar korban ke jalan.”Penyebab korban meninggal untuk saat ini kita masih menduga karena benda tumpul, bukan karena senjata api (senpi). Kita tunggu hasil resmi dari dokter forensik yang melakukan otopsi,” jawab Kombes Yemi, Minggu (27/6).

Untuk identitas pelaku yang diduga berjumlah dua orang dan perkembangan upaya penangkapan pelaku yang diduga dua orang, mantan Kapolres Pelabuhan Belawan dan Asahan ini, belum memberi keterangan secara rinci. Hanya menyatakan masih dalam proses pengejaran.”Kemudian untuk tersangka sedang dalam pengejaran tim dan mudah-mudahan bisa segera tertangkap. Mohon doanya. Trims,” ucap Yemi.

Diketahui sebelumnya, mayat Kalinus Zai ditemukan terkapar melintang di Jalan Sultan Serdang, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, menuju Bandar Udara (Bandara) Kualanamu, Sabtu siang (26/6), jam 13.05 WIB.”Tadi jam 1 siang, sekuriti proyek Sport Center yang nemukan” kata warga sekitar yang berkerumun di lokasi kejadian.

Korban, katanya, dilempar dari mobil Toyota Avanza putih ke tengah jalan. Selain itu, di jidat korban tampak ada lubang yang tembus ke kepala bagian belakang. “Tadi kupikir luka biasa, rupanya bolong dari kepala depan tembus ke belakang. Tadi melintang di tengah jalan, sekuriti proyek yang nemukan. Terus ramai ada polisi,” imbuhnya lagi.

Di lokasi, istri korban, Fedirina Zai Pohare (33) dan dua anak korban, Wilman Zai (15), Lesta Sari Zai (8), terlihat sangat histeris. Mereka menangis tanpa henti.Sedangkan Tim Inafis Polresta Deliserdang, juga terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Man/As/Ter)

Mungkin Anda juga menyukai