Sadis! Begal Sabet Tangan Kakek Nyaris Putus, Kereta Trail Modifikasi Dibawa Kabur, Beraksi Pagi-pagi Dekat Underpass Titi Kuning

Rekaman CCTV saat pelaku beraksi dan korban di rumah sakit. (ist/mdc)

MEDAN (medanbicara.com) – Begal sadis beraksi di seputaran Underpass Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Selasa (7/1/2020) kemarin. Kali ini korbannya adalah Wakit, warga Ujung Serdang, Gang Misngak, Tanjung? Morawa, Deliserdang

Pria berusia 60 tahun itu terpaksa menyerahkan sepedamotor Honda GL Pro yang sudah dimodifikasi mirip trail yang dikendarainya, setelah tangannya disabet celurit.

Berdasarkan keterangan putra Walkit, Ari Koko, di Polsek Delitua Selasa (7/1/2020) sore, peristiwa itu terjadi saat orangtuanya hendak pergi bekerja ke pabrik plastik di Gang Ladang, Kecamatan Delitua.

Walkit saat itu mengendarai sepedamotor Honda GL Pro, BK 4002 FF, warna biru yang sudah di modifikasi mirip trail. ?

Sesampainya di Jalan Tritura, Kelurahan Titukuning, persis di dekat Mes Inalum, Walkit tiba-tiba dipepet 2 pria yang saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.

Ketika kedua pelaku persis beriringan, pria yang duduk di boncengan langsung menarik baju Walkit. Akibatnya, Walkit pun terpaksa menghentikan laju sepedamotornya.

Begitu Walkit berhenti, kedua pelaku juga berhenti. Pria yang tadi menarik baju Walkit langung mengayunkan celurit di tangannya ke arah tangan kakek tersebut.

Spontan, Walkit menjerit kesakitan dan terpaksa melepaskan pegangan dari handle sepedamotornya. Pria itu kemudian mendorong Walkit hingga terjatuh lalu melarikan sepedamotornya.

Walkit yang masih kesakitan tak bisa berbuat banyak dan langsung terduduk di pinggir jalan sambil memegang tangannya yang terluka sembari berteriak meminta pertolongan. ?

Warga yang melihat korban minta tolong dengan kondisi tangan berdarah, langsung membawanya ke Rumah Sakit Mitra Sejati. Setelah di rumah sakit Walkit kemudian minta tolong kepada warga agar menghubungi keluarganya.

“Ayah saya berangkat kerja, setiap hari pergi pagi dan selalu menaiki sepeda motor yang telah dirampas pelaku begal. Namun tadi pagi, ayah saya kena rampok dan tangannya luka parah karena dibacok,” jelas Ari.

Kejadian itu juga terekam oleh kamera pengawas. Dalam rekaman yang viral itu, pelaku datang dari belakang dan memang langsung menarik baju Walkit seperti yang diceritakan Ari.

Sesaat setelah berhenti, pria yang duduk di boncengan langsung mengayunkan celurit ke arah tangan kanan Walkit.

Sekitar 10 menit setelah pelaku kabur, Walkit kemudian dibantu warga sekitar diantarkan ke Rumah Sakit Mitra Sejati dengan menumpang Betor untuk mendapatkan perawatan.

Saat ini Walkit sudah menjalani operasi pada bagian tangan kanan (7/1/2020) malam dan masih menjalani rawat inap.

“Di situlah aku di babat (bacok) 3 kali pakai arit ukuran besar. Aku langsung jatuh,” sebut Walkit saat ditemui di ruang 203 RS Mitra Sejati, Rabu (8/1/2020) siang ketika diperlihatkan kembali rekaman tersebut.

Saat ditanya ciri-ciri pelaku, Wakit mengaku tidak melihat jelas wajahnya.

“Nggak nampak jelas wajahnya, karena satu pakai helm, satu lagi pakai topi, tapi badannya tinggi. Kira-kira usia 30 tahun lebih dan bukan anak-anak tanggung (remaja),” sebutnya.

Wakit pun berharap agar pihak kepolian secepatnya bisa mengungkap dan menangkap para pelakunya.

“Pengen [pelaku] segera ditangkap. Mau aku salami, biar sadar dia,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap saat dikonfirmasi  membenarkan adanya peristiwa itu.

“Ya. Kejadian begal dan korban sudah buat pengaduan. Anggota sudah cek TKP,” sebut Zulkifli, Rabu (8/1/2020) sore. (mdc)

Mungkin Anda juga menyukai