Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Kerja Ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhammad Najih

TANJUNGBALAI, medanbicara.com-Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima Kunjungan Kerja Ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhammad Najih, di Aula I Sutrisno Hadi Lt 3 Kantor Walikota, Kamis (8/6) siang.

Kunjungan turut dihadiri oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar dan rombongan jajaran anggota ombudsman lainnya.

Kunker tersebut terkait Kepatuhan Terhadap Pelayanan Publik sesuai dengan Amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik di Kota Tanjungbalai. Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih meminta komitmen dari Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik ke masyarakat.

“Kami datang kunjungan kerja ingin melihat bagaimana kesediaan dan kesiapan penyelenggaraan pelayanan publik guna peningkatan kualitas pelayanan pada seluruh OPD maupun unit pelayanan lain di kota Tanjungbalai ini,” kata Najih dalam sambutannya.

“Saya percaya dengan semangat yang dimiliki oleh pak Walikota¬†saya yakin Tanjungbalai akan maju dan membuat terobosan – terobosan baru dalam hal pelayanan publik. Dalam melakukan penilaian dan pengamatan dalam hal Pelayanan Publik, Ombudsman tidak melihat bagaimana program itu dianggarkan dan dilaksanakan tapi sejauh mana program itu bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Aspek -aspek pelayanan publik harus memiliki dasar hukum yang kuat, persyaratan, sistem, mekanisme dan prosedur, jangka waktu pelayanan, biaya, produk layanan, sarana dan prasarana pendukung, kompetensi pelayanan dan penanganan dan pengaduan.

Ada 4 dimensi pelayanan publik yaitu: Dimensi Input, Dimensi Proses,Dimensi Output, Dimensi Pengaduan.

Sementara itu, Walikota Waris mengaku sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas komitmen Ombudsman RI memberikan pendampingan guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang professional, efektif dan efisien.

Waris berharap kunjungan itu akan membawa manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat kemitraan antara Ombudsman RI dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Kerang.

“Kami optimis progres perbaikan pelayanan publik di Tanjungbalai ini InshaAllah akan jauh lebih membaik. Kami yakin pendampingan dengan pihak Ombudsman dapat mempercepat dan mempermudah peningkatan pelayanan publik di Tanjungbalai, sehingga agenda-agenda pembangunan semakin berkualitas nantinya,” ucap Waris dalam sambutan.

Walikota Tanjungbalai mengatakan, semoga menambah energi Pemko Tanjungbalai dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. Ke depannya Kota Tanjungbalai tidak lagi berada di zona merah tapi sudah melangkah lebih jauh ke zona hijau.

“Pemerintah Kota Tanjungbalai mempunyai komitmen dan tekad yang bulat untuk menjalankan pemerintahan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, itu sudah kami buktikan dengan melaksanakan assesment dalam pengisian jabatan ASN. Kemudian kami juga berupaya secara sungguh – sungguh memberikan Jaminan Layanan Kesehatan sehingga saat ini 95 persen warga Kota Tanjungbalai sudah terakomodir daalam dalam layanan kesehatan BPJS. Beberapa waktu yang lalu juga berdasarkan laporan BPK, Kota Tanjungbalai¬†¬† mengalami peningkatan dan kemajuan yang sangat positif dalam hal pelaporan keuangan dari program – program yang sudah dicanangkan,” kata Waris.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tanjungbalai menggelar acara penyambutan dengan sangat baik. Setiba di tempat acara, Ketua Ombudsman RI disambut dengan atraksi pencak silat, pertunjukan seni tarian dan dipasangkan calok ‘pakaian khas Melayu’ sekaligus pemberian cenderamata dan plakat oleh Wali Kota Tanjungbalai H Waris Tholib kepada Mokhamad Najih.

Hadir dalam acara unsur Forkopimda diantaranya Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kapten (Inf) Ediyanto dari Kodim 0208/Asahan, Letda Laut (E) Bayu Bahari dari Lanal TBA, Nurul Ayu Rezeki perwakilan dari Kejari TBA, unsur Pejabat Pemkot Tanjungbalai yaitu Asisten III Administrasi Umum Walman Riadi P Girsang, seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah, perwakilan tokoh masyarakat, Ormas dan OKP. (Vin)

Mungkin Anda juga menyukai