Muhammad Budi korban yang dibacok Kepot. (man)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com)-Alpa Patria alias Kepot (38), pria yang diadukan dalam kasus penganiayaan terhadap Muhammad Budi (42), akhirnya diperiksa penyidik Sat Reskrim Polres Deli Serdang, Senin (14/1/2019) siang

Pantauan wartawan, Kepot datang ke Mapolres Deli Serdang memakai kemeja warna putih bersama dengan penyidik Polsek Galang. Polisi juga membawa Bayek yang sebelumnya diperiksa dan ditahan di Polsek Galang atas laporan pengaduan Kepot dalam kasus yang sama. Kini, kasus saling membuat laporan pengaduan itu kini ditangani Polres Deli Serdang.

Wajah Kepot pun terlihat agak pucat selama diperiksa penyidik. Apalagi di sebelahnya, penyidik lain memeriksa saksi dari korban. Hingga penyidik selesai memeriksa dua saksi dari korban, penyidik lain masih intensif melakukan pemeriksaan terhadap Kepot. Selama Kepot diperiksa, istrinya dengan setia menunggu di piket Sat Reskrim Polres Deli Serdang

Informasi lain diperoleh, sebelum tiba di Polres Deli Serdang, Kepot sibuk menawarkan perdamaian terhadap Bayek. Kasat Reskrim Polres Deli Serdang, AKP Bayu Samara ketika dikonfirmasi melalui WA belum ada jawaban apakah Kepot ditahan.

Seperti diberitakan, Kepot menyerang warga di Dusun III Batu Lokong Kecamatan Galang, Minggu (6/1/2019) sekira pukul 16.00 Wib. Kali ini yang menjadi korban adalah Muhammad Budi (42), warga Dusun V Desa Pisang Pala Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Tangan sebelah kiri Budi terkena bacokan Kepot. Tak terima, Budi pun memilih melaporkan Kepot ke Polres Deli Serdang, sesuai nomor laporan pengaduan Nomor: STTLP/07/I/2019/RES/DS.

Informasi dihimpun, sebelumnya Kepot bertemu Budi dan mengajak untuk berkelahi. Tapi Budi menjawab,” Sudahlah Kepot, untuk apa diperpanjang.”

Kepot menjawab,” Itu mama ku bang.” Tapi tiba-tiba Sahnul alias Pak Roy yang merupakan ayah kandung Kepot keluar dari belakang rumah dan berucap kepada Kepot, “Serang saja.”

Budi pun berfirasat jika Kepot bakal menyerang adiknya sehingga dengan mengendarai sepeda motor Budi berniat menjumpai kediaman adiknya di lokasi kejadian.

Di tengah perjalanan, Kepot mendahului Budi dan tiba di lokasi kejadian. Kepot pun langsung mengajak kedua adik Budi untuk berkelahi. Perkelahian pun tak terelakkan lagi. Bacok-bacokan pun terjadi antara Kepot dan adiknya Budi.

Budi berupaya melerai tapi Kepot menyerang membabi buta dengan menggunakan senjata tajam. Saat Kepot membacok adik Budi, maka Budi pun menangkis dengan tangan kirinya. Akibatnya tangan kiri Budi mengeluarkan darah akibat luka bacok.

Tak berapa lama, aparat Desa Pisang Pala tiba di lokasi kejadian dan melerai perkelahian sehingga perkelahian pun terhenti. Aparat Desa Pisang Pala pun menyuruh agar bubar. Budi pun berniat beranjak dari lokadi kejadian, tapi saat Budi mau pulang, Kepot mau menyerang lagi tapi aparat Desa Pisang Pala berhasil meredam situasi yang memanas.

Budi pun berucap kepada Kepot jika mereka baikan saja karena masih saudara tapi Sahnul ayah Kepot menjawab tak bisa lagi baikan sama keluarga Budi. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY