Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto saat konferensi pers. (mdc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)–Tim Ditnarkoba Polda Sumut menembak mati pengedar narkotika jaringan internasional, satu pelaku lainnya ditembak kakinya. Dari kedua pelaku disita 14 Kg sabu.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas karena kedua pelaku, S dan P, keduanya warga Aceh, berusaha kabur meski telah diberi tembakan peringatan.

“Kedua tersangka ditangkap di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Cikampak, Kabupaten Labuhanbatu,” terang Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto dalam konferensi pers, Kamis (7/2/2019).

Irjen Agus mengatakan, sabu sebanyak 14 Kg tersebut dibawa dari Pekanbaru, Riau. Keduanya sempat berusaha kabur menggunakan mobil, sehingga dilakukan tindakan tegas. Saat digeledah, dari dalam mobil ditemukan 14 Kg sabu.

Tersangka P yang tewas akibat luka tembak di punggungnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara, Medan. Sementara tersangka S dibawa ke Mapolda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan.

“Sabunya dikirim dari Malaysia melalui Pekanbaru dan akan diedarkan di Sumatera Utara,” terang Kapolda.

Saat diperiksa, tersangka S mengaku mereka hanya kurir yang diupah Rp15 juta bila sabu tersebut sampai ke penerimanya di Medan.

“Awalnya disuruh jemput pak ke Dumai dan dibawa ke Medan, upahnya Rp15 juta, uangnya untuk buat biaya kuliah adik aku pak,” kilahnya. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY