Pemko Medan Berhasil Himpun PBB Sebesar Rp787 Juta Lewat Program Pojok Pajak di CFD

oleh

Tak hanya melalui pembayaran tunai (cash), program ini juga mendukung kemudahan transaksi secara non-tunai. Warga dapat membayar PBB menggunakan metode digital melalui platform QRIS, cukup dengan memindai kode QR yang tersedia di stand pojok pajak. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan transaksi digital yang cepat dan aman.

Program Pojok Pajak PBB merupakan bagian dari upaya Bapenda untuk memberikan layanan jemput bola, mempermudah masyarakat, dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan terhadap pajak daerah. Hadir di tengah aktivitas olahraga dan rekreasi warga, pojok pajak ini menggabungkan kemudahan, pelayanan, dan edukasi dalam satu tempat.

Dalam pernyataannya, T. Roby Chairi menekankan kembali pentingnya pajak sebagai pilar pembangunan.

“Pajak adalah sumber utama pembiayaan pembangunan kota. Setiap rupiah yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan jalan, fasilitas umum, pelayanan publik, dan lainnya. Kami mengajak seluruh warga Kota Medan untuk terus mendukung pembangunan dengan membayar PBB tepat waktu, salah satunya melalui program Pojok Pajak PBB setiap Minggu pagi di CFD Lapangan Merdeka. Mudah, praktis, dan penuh hadiah,” tutupnya.

Bapenda Kota Medan akan terus berinovasi menghadirkan layanan pajak yang modern, inklusif, dan berbasis digital, demi mewujudkan Kota Medan yang maju dan mandiri melalui optimalisasi pendapatan daerah.(rel)