“Dengan memperkuat kinerja PKK, kita dapat menemukan peluang dan inovasi baru guna memperbaiki perekonomian masyarakat serta meningkatkan ketahanan keluarga,” tuturnya, dan menambahkan bahwa tanggung jawab memberdayakan masyarakat menuju keluarga sejahtera memang berat, namun harus terus diupayakan dengan semangat pantang menyerah. “Yakinlah, proses tidak akan mengkhianati hasil jika kita terus berupaya melakukan yang terbaik,” tambahnya penuh keyakinan.
Di sisi lain, perwakilan Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution, yang disampaikan oleh Siti Baninah, menjelaskan bahwa tujuan supervisi adalah untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar, mulai dari administrasi, pola asuh, ekonomi keluarga, hingga kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, juga diperkenalkan dan didorong pemanfaatan inovasi digital terbaru, yaitu aplikasi Si Panda (Sistem Informasi Pelaporan Data). Aplikasi ini dirancang khusus untuk membantu kader dalam melakukan pendataan dan pelaporan kegiatan secara lebih tertib, akurat, dan terintegrasi.
“Aplikasi ini diharapkan dapat membuat gerakan PKK di Sumatera Utara semakin modern, tertib administrasi, dan berbasis digital sehingga capaian kinerja dapat terlihat nyata,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan penyerahan laporan secara simbolis kepada tim supervisi serta sesi pemaparan (ekspose) capaian program oleh perwakilan TP PKK tingkat Kecamatan dan Nagori, menandai langkah nyata Simalungun dalam memajukan kesejahteraan keluarga.
Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain sejumlah pimpinan perangkat daerah dilingkungan Pemkab Simalungun, pengurus PKK Kabupaten, Kecamatan dan Nagori.(rel)






