Medan – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda Kota Medan dan sejumlah wilayah di Sumatera Utara selama lebih dari 24 jam menuai sorotan tajam. Gangguan tersebut dinilai telah merugikan masyarakat, mulai dari pelaku usaha hingga warga yang aktivitas sehari-harinya lumpuh akibat terhentinya aliran listrik.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga, menyampaikan keprihatinannya atas blackout berkepanjangan yang terjadi. Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang besar.
“Banyak pelaku usaha mengalami kerugian karena aktivitas usaha terganggu. Masyarakat juga terdampak langsung, mulai dari kepanasan di rumah, aktivitas keluarga terganggu, hingga meningkatnya kerawanan keamanan akibat listrik padam berjam-jam. Kondisi ini sangat dirasakan lansia dan balita,” ujar David, Minggu (24/5).






