“Limbah itu harus dibungkus dengan baik dan dibuang ke tempat yang semestinya, jangan ke sungai karena bisa mencemari lingkungan dan berbahaya bagi masyarakat,” tegasnya.
Data yang dihimpun Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan menunjukkan, total hewan kurban di Kota Medan pada Iduladha 1447 Hijriah mencapai 10.586 ekor. Dalam data itu dirincikan, OPD Pemko Medan menyumbang 124 ekor hewan kurban yang terdiri dari 105 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Sementara itu, kaum Muslimin se-Kota Medan mendominasi dengan 10.462 ekor, meliputi 7.091 ekor sapi, 105 ekor kerbau, 3.170 ekor kambing, dan 108 ekor domba, sehingga total keseluruhan mencapai 10.586 ekor.
Sebelumnya, suasana syahdu dan penuh berkah menyelimuti pusat Kota Medan pada Rabu pagi. Ribuan umat Muslim dari berbagai penjuru kota berkumpul untuk melaksanakan Salat Iduladha 10 Zulhijah 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Medan, Jalan Pulau Pinang.
Sejak pukul 06.00 WIB, warga tampak berduyun-duyun memadati lokasi. Dengan membawa sajadah masing-masing, jemaah yang didominasi keluarga, remaja hingga lansia mengalir tertib mengisi saf yang telah disiapkan panitia. Gema takbir, tahmid, dan tahlil menggema sejak fajar, menambah kekhidmatan suasana pagi itu.
Pelaksanaan Salat Iduladha tingkat kota ini juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Di barisan saf terdepan, tampak hadir Rico Tri Putra Bayu Waas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, jajaran kepala OPD, serta tokoh agama.
Tepat pukul 07.15 WIB, salat Iduladha dimulai dengan khusyuk. Bertindak sebagai imam adalah Ahmad Husnan Na’im Nasution. Usai salat, khotbah disampaikan K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe yang mengajak jemaah meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS serta memperkuat kepedulian sosial.
Setelah rangkaian ibadah selesai, suasana berubah hangat dan akrab. Warga memanfaatkan momen tersebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan Wali Kota. Dengan senyum ramah, Rico Waas melayani antusiasme masyarakat yang ingin mengabadikan momen Iduladha.(rel)






