Tiorita menegaskan, kemerdekaan diraih melalui perjuangan dan pengorbanan bersama, sehingga semangat persatuan harus terus dijaga.
“Tidak ada yang merasa hebat satu dengan yang lainnya, semuanya menjadi ikatan yang kuat dalam kalimat: merdeka atau mati,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan pesan heroik Bapak Bangsa, Ir. Soekarno, tentang besarnya kekuatan pemuda dalam mengubah dunia. Pesan tersebut menjadi motivasi agar generasi muda mampu berdiri di atas kaki sendiri dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera.
“Peran generasi muda sangat menentukan perubahan bagi masa depan bangsa. Kita harus siap menjadi bangsa yang mampu berdiri di atas kaki sendiri, dengan kemampuan sendiri,” ujarnya.
Mengakhiri amanatnya, Tiorita berpesan agar para pelajar menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah dan bangsa.
“Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan, tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Jadilah kalian generasi yang membanggakan, tidak saja bagi pribadi dan keluarga, tetapi jauh lebih besar dari itu, menjadi generasi yang membanggakan bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Turut mendampingi Tiorita dalam upacara tersebut, Sekda Langkat Amril, S.Sos., M.AP.; Kadis Kominfo Wahyudiharto, S.STP., M.Si.; Kadis PPKB dan PPA Indri Nugraheni, S.E., M.M., Akt.; Kasat Dishub Arie Ramadhany, S.IP., M.SP.; Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah; Kasatpol PP Dameka Singarimbun, S.STP.; Kabag Umum H. Mahardika Sastra Nasution, S.STP., M.AP.; Kabag Protokol Winanda Akbar, S.STP.; Kabag Kesra M. Suhaimi, S.STP., M.SP.; Kabag PBJ David Helgod Pardede, S.IP., M.SP.; serta Dirut PDAM Langkat Herman Sukendar Harahap.(rel)






