Sekda Amril Sambut Pembentukan Kampung Rescue di Desa Sekoci

oleh

Sementara itu, Hery Marantika menjelaskan bahwa konsep Kampung Rescue akan disinergikan dengan program Desa Siaga Bencana yang telah lebih dahulu berjalan di Kabupaten Langkat. Dengan demikian, keberadaan Kampung Rescue diharapkan semakin memperkuat kapasitas masyarakat yang telah terbentuk dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan.

Program ini mengusung semangat “dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat”, sehingga masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal saat terjadi keadaan darurat sebelum bantuan lanjutan tiba di lokasi kejadian.

Sebagai bagian dari penguatan sistem kesiapsiagaan, nantinya akan dibangun 13 titik jalur evakuasi, tiga titik assembly point atau titik kumpul, serta satu posko utama di Desa Sekoci. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses evakuasi dan koordinasi penanganan bencana secara lebih cepat dan efektif.

Camat Besitang, Restra Yudha, menyampaikan bahwa masyarakat Desa Sekoci menyambut program tersebut dengan antusias. Tercatat sekitar 100 warga siap mengikuti kegiatan pembentukan Kampung Rescue sebagai bentuk partisipasi aktif dalam meningkatkan kapasitas dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan Basarnas Kelas A Medan, Desa Sekoci diharapkan dapat menjadi model pengembangan Kampung Rescue yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Langkat. Sinergi ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam memperkuat ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.(rel)