Polsek Tanjung Morawa Mediasi Permasalahan Warga Terkait Dengan Suara Speaker

oleh

Deli Serdang (medanbicara.com) – Polsek Tanjung Morawa mediasi permasalahan masyarakat yang viral terkait dengan suara Speaker saat Warga Sedang melaksanakan Sholat Zuhur di Mesjid Al Muttaqin Jalan Besar Lintas Sumatera Desa Tanjung Morawa – A, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/9/2026) siang.

Mediasi ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H. Damanik, SH, MH, bersama dengan Plh. Kepala Desa Tanjung Morawa A Sugan Wijaya Kusuma, S.Pd, Kanit Reskrim, IPTU Hotman Barus, SH, Kanit Intelkam, IPDA Berton L. Sianipar, Plh.Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Morawa A Aipda Musliadi Tanjung, Babinsa Desa Tanjung Morawa A Serka Eko, KUA Tanjung Morawa Agus Salim, Ketua FKUB Tanjung Morawa/Sekertaris MUI Deli Serdang, M. Fadli Lubis, FKDM Tanjung Morawa, Rahmat Hidayat, Ketua BKM Mesjid Al Muttaqin, Rahmad Muliyadi, Marbot Mesjid Al Muttaqin Ust. Dedi Santoso, Remaja Mesjid Al Muttaqin M. Rifky Riza Fairus, Fron Persudaraan Islam Tanjung Morawa, Putra, Kadus 1 Desa Tanjung Morawa A, Ferry dan Susanto yang dilaksanakan di Polsek Tanjung Morawa.

Permasalahan ini terjadi Pada Hari Rabu Tanggal 16 September 2026 sekira Pukul.12.30 WIB, saat warga Jemaah Mesjid Al Muttaqin di Jalan Besar Lintas Sumatera Desa Tanjung Morawa – A, Kecamatan Tanjung Morawa sedang melaksanakan ibadah Sholat Zuhur, tiba – tiba salah seorang warga bernama Susanto yang bertempat tinggal tepat di gudang kapuk yang bersebelahan dengan Masjid Al Muttaqin menghidupkan suara speaker dengan keras sehingga suara tersebut mengganggu warga sekitar yang sedang beribadah.

Selanjutnya setelah selesai Sholat Zuhur warga sekitar berjumlah ±50 orang mendatangi Susanto yang saat itu sedang berada di Rumahnya dan menegur tindakan menghidupkan Speaker dengan memutar tayangan Youtube berupa himbauan Menteri Agama terkait edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid dan musholla sehingga terjadi perdebatan antara Warga dengan Susanto.

Di lain tempat dari warga sekitar menerangkan bahwa Susanto memang kerap menyalakan speaker dengan memutar tayangan Youtube berupa himbauan Menteri Agama terkait edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid dan musholla sehingga mengganggu kenyamanan Warga.