Selain disiplin kerja, Tiorita menekankan pentingnya pembenahan fasilitas dan kebersihan lingkungan rumah sakit untuk menciptakan suasana pelayanan yang bersih, nyaman, dan aman bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.
Menurutnya, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan tenaga medis, tetapi juga oleh sikap dan kepedulian seluruh petugas dalam melayani masyarakat. Karena itu, budaya senyum, sapa, dan pelayanan prima harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh tenaga kesehatan dan staf rumah sakit.
Perbaikan yang mulai terlihat, terutama dalam ketertiban absensi pegawai serta kebersihan dan kenyamanan lingkungan pelayanan, diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas layanan yang lebih menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Langkat berharap perubahan tersebut tidak berhenti pada saat pengawasan berlangsung, tetapi berkembang menjadi budaya kerja yang mengutamakan kedisiplinan, tanggung jawab, kebersihan, dan kepuasan masyarakat.
Tiorita menegaskan, evaluasi dan pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh rekomendasi hasil sidak benar-benar dilaksanakan. Dengan demikian, pembenahan RSUD Tanjung Pura dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, nyaman, dan responsif.(rel)






