Kegiatan Pelatihan & Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan Penanganan Napiter Resmi Ditutup

MALANG (medanbicara.com) – Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Ibnu Suhaendra resmi menutup kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan Penanganan Napiter (PPKP3N) di Malang, Jawa Timur, Kamis (8/9/2022).

“Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari ini telah memberikan gambaran dan pemahaman tentang pentingnya peningkatan Kemampuan, koordinasi, dan Sinergitas petugas Pemasyarakatan dalam penanganan Napiter sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia,”ujarnya.

Dikatakannya, kasus-kasus radikal yang dilakukan oleh Narapidana Terorisme (Napiter) masih terjadi di Indonesia. Tidak jarang eks Napiter yang telah menjalani masa hukumannya kembali bergabung dengan kelompok atau jaringannya hingga kembali melakukan aksi teror yang mengancam keselamatan masyarakat di sekitar kita.


Sesuai amanat undang-undang nomor 5 tahun 2018 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme, BNPT sebagai Lembaga Koordinator Penanggulangan Terorisme di Indonesia bertanggung jawab untuk mewujudkan kerja sama dan sinergitas di antara para pemangku kebijakan yang terlibat dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia. Pelatihan dan peningkatan kemampuan petugas pemasyarakatan yang dilaksanakan kali ini pun merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya penanggulangan terorisme tersebut.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan terjadi peningkatan kemampuan pada para peserta, baik berupa pengetahuan maupun keterampilan. Pelatihan ini diharapkan pula dapat menjadi pelopor bagi para petugas Pemasyarakatan dalam mewujudkan kesiapan untuk menghadapi potensi ancaman terorisme,”tandas Ibnu.

Ibnu juga berharap pelatihan ini dapat membuka sekaligus merekatkan koordinasi dan kerja sama antar petugas Pemasyarakatan dengan Instansi terkait lainnya, baik di Jawa Timur maupun di berbagai wilayah Indonesia. Dengan petugas Pemasyarakatan dapat terus berkontribusi dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia.


Kami juga sampaikan pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang telah melaksanakan serta mendukung program Pemasyarakatan bagi para warga binaan, khususnya yang terkait dengan kasus terorisme. Melalui peran aktif petugas pemasyarakatan, kami meyakini proses radikalisasi dalam lapas dapat ditekan.

“Atas nama BNPT, saya menyampaikan apresiasi dan Terimakasih yang tak terhingga kepada semua unsur yang terlibat dalam pelatihan ini,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan Pelatihan peningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas pemasyarakatan, khususnya dalam rangka menangani Napiter mulai Selasa – Kamis (6 – 8 September 2022) di Santika Premiere – Malang, Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan yaitu Direktur Pembinaan Kemampuan, Brigjen Wawan Ridwan, 70 personil dari Divisi Pemasyarakatan, Lapas, Bapas, dan Rutan di Jawa Timur, Ditjen PAS, Satgaswil Densus 88 AT, Binda Jawa Timur, Kemenag Jawa Timur, Bakesbangpol Jawa Timur, dan Akademisi Psikolog. Pelatihan semakin menarik karena adanya testimoni Eks Napiter, sebagai mitra Deradikalisasi BNPT. Kegiatan Pelatihan berjalan dengan baik dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. (rel)

Mungkin Anda juga menyukai