Minibus Tabrak Kereta Api di Sergai Rombongan Arisan Ibu-ibu Asal Tanjungpura, Nama-namanya Beredar di Medsos

ter/ist

SERGAI (medanbicara.com)-Rombongan yang menjadi korban kecelakaan kereta api maut, di Dusun 1, Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (23/6/2022), berasal dari Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Beberapa nama korban beredar di grup-grup medsos komunitas. Informasi dihimpun wartawan dari beberapa sumber terpercaya mengatakan, rombongan korban terdiri dari ibu-ibu paruh baya yang sedang liburan ke Pantai Klang, Kabupaten Sergai.

Beberapa nama korban yang berhasil didapat diantaranya, Mik Yong, Acen, Meggy, Jui, Aluan, Tjhai Cu, Melly, Siu Cen, Chai Sia, Bi Cu, Mei Cu, Asiok, Mi Hua dan Ho Lili.

“Mereka ini orang Tanjung Pura, Bang. Tapi gak tau apakah itu semua nama yang ikut dalam rombongan yang kecelakaan, kita belum dapat kepastian,” sebut sumber, seraya mengaku tidak tahu apa acara yang sedang diikuti kaum ibu tersebut di Pantai Klang.

Sementara itu dari akun facebook Senjaya Napitulu, dirinya mengenal mobil tersebut. “Kami sama-sama bawa bus pariwisata dari Medan, Bang,” sebutnya seraya memperhatikan mini bus Toyota Hiace putih BK 7705 PK tersebut.

Dari postingan siarang langsung yang ditayangkannya, pemilik akun ini mengatakan, memang di daerah ini tidak ada palang kereta api. Dirinya sendiri tadi baru melintas dari lokasi.

Sementara dari akun Facebook Wiwin Winto yang memberi tanggapan di postingan itu mengatakan, rombongan ini adalah grup arisan ibu-ibu Tanjung Pura.

“Ini group arisan ibu di Kota Tanjung Pura, keluarga dah terhubungi, salah satu korban kakak dari kawan kita,” katanya.

Sementara itu, masih ujar sumber redaksi yang layak dipercaya, grup arisan yang diikuti rombongan para korban adalah Happy Group Tanjung Pura.

“Dari foto yang aku kirim itu, ada 5 orang yang jadi korban,” sebut sumber.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah Bus travel warna putih jenis Toyota Hiace plat BK 7705 PK ringsek setelah ditabrak kereta api (KA) jenis barang di perlintasan jalan Desa Sei Buluh menuju Desa Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (23/6/2022) sekitar pukul 17.40 WIB.

Sebelum ditabrak kereta api, warga yang bermukim di sekitar lokasi perlintasan sudah berteriak berusaha menghentikan bus travel.

Akan tetapi, mungkin supir tidak memperhatikan sehingga langsung ‘nyelonong’ yang mengakibatkan tabrakan maut.

” Yang terlempar keluar dari bus travel ada tiga, tapi dua yang tewas, satu kritis dan di dalamnya bus tiga yang tewas terjepit,” kata Ngatno (58) warga setempat.

Menurut warga, bahwa para penumpang bus travel adalah kaum ibu ibu yang baru saja dari Pantai Romantis dan hendak pulang ke Tanjung Pura, Langkat.

Ironisnya, dari 14 penumpang di dalam bus travel tersebut, 5 orang di dalamnya disebutkan warga meninggal dunia dan sisanya mengalami luka berat dan ringan.

Kanit Laka Satlantas Polres Serdang Bedagai, Ipda R Helmi kepada wartawan mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan antara bus travel Toyota Hiace dengan kereta api lokomotif yang membawa gerbong petikemas, diduga sopir bus travel tidak memperhatikan situasi jalan sehingga terjadi peristiwa kecelakaan.

Sebelum kejadian, sebut Helmi, bus travel berpenumpang 14 orang berikut pengemudi datang dari arah Desa Nagalawan, menuju ke Jalan lintas Sumatera menuju arah Medan.

Akan tetapi, pada saat itu diduga supir tidak memperhatikan perlintasan kereta api. Dan pada saat yang sama kereta api lokomotif barang muatan petikemas datang dari arah Tebing tinggi menuju Medan sehingga langsung terjadi tabrakan.

Untuk sementara, kata Helmi, korban tewas diketahui ada tiga orang dan yang luka berat ada dua sedangkan sisanya mengalami luka ringan.

“Para korban langsung dievakuasi ke RSU Trianda, Perbaungan dan Klinik terdekat. Sedangkan kendaraan bus travel diboyong ke Pos Lantas Sei Sijenggi guna proses lebih lanjut,” tandas Helmi.

Sementara itu, Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Ali Machfud dan sejumlah personel Satlantas turun ke lokasi mengevakuasi para korban dan kendaraan bus travel dengan menggunakan derek.(anw/ter/mol)

Mungkin Anda juga menyukai