Proyek Turap di Desa Pertahanan Sei Kepayang Induk Diduga Tak Sesuai RAB

Tanjung Balai (medanbicara.com)-Proyek turap untuk mendukung pembangunan jalan untuk usaha tani di Pasar 1 Dusun Kuala Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang Induk, Kabupaten Asahan kembali menjadi sorotan. Pasalnya, proyek yang menelan biaya Rp150.000.000 bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) itu diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hasil penelusuran wartawan di lapangan, Rabu (15/06/2022), tampak dindingnya sudah retak kembali walaupun sudah diperbaiki dengan tambal sulam.

“Kita menduga ada indikasi kecurangan dan mengambil keuntungan lebih banyak lagi, sehingga tidak sesuai dengan RAB dalam pengerjaan proyek turap tersebut. Sementara pengerjaan turap jalan usaha tani dengan panjang 100 meter dengan biaya menelan mencapai Rp150.000.000, berarti setiap meternya menghabiskan dana Rp1.500.000 dan baru selesai 6 bulan yang lalu,” kata Nasution, seorang warga Desa Pertahanan kepada wartawan, Rabu (15/06/2022), di salah satu warung yang tidak jauh dari bangunan turap tersebut.

Nasution mengatakan, dia mewakili warga Desa Pertahanan merasa kecewa terhadap kepala desa sebab pemberitaan yang dimuat wartawan, terkait patah dan retaknya turap tersebut hanya ditambal asal-asalan pakai semen saja, dan itu pun masih retak retak kembali walau sudah ditambal sulam.

“Kami warga Desa Pertahanan ingin turap atau tembok penahan jalan ini dibongkar atau diperbaiki bukan ditambal begitu saja,” ucap Nasution.

“Yang membuat kami lebih heran lagi dana untuk membeli semen menambal turap ini dari mana? Apakah dari dana pribadi kepala desa dan ditambah lagi dana tukang/pekerja untuk menambal turap tersebut. Ini yang membuat kami curiga sama kepala desa kami bang. Mohonlah abang wartawan bantu menanyangkan berita ini,” ucap Nasution mengakhiri.

Kepala Desa Pertahanan, Iswan saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon tidak mengangkat, walupun sudah ber’ulang-ulang kali dihubungi namun tetap tidak mengangkat telepon.(Vin)

Mungkin Anda juga menyukai