Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS /ist

MEDAN (medanbicara.com)-Menyikapi rencana revitalisasi pasar Muara Takus yang saat ini terus menuai kritikan, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Medan Hendra DS meminta kepada Pemerintah Kota Medan agar membatalkan rencana revitalisasi pasar Muara Takus di Kelurahan Madras, Kecamatan Medan Polonia.

“Patut dipertanyakan apa tujuan merevitalisasi pasar dengan biaya Rp 16 Miliar yang dihuni hanya 30 pedagang. Apa sebenarnya tujuan Pemko merevitalisasi pasar Muara Takus. Karena, dengan jumlah yang hanya puluhan pedagang tentunya rancu dengan biaya revitalisasi sebesar Rp 26 miliar. Kecuali ada maksud lain dan itu perlu dibahas,” tegas Hendra DS kepada wartawan, Kamis (5/4).

Menurut sekretaris Partai Hanura Kota Medan ini, dengan kondisi pedagang yang sedikit sangat rancu dengan menggunakan biaya revitalisasi mencapai Rp 16 M. Jika memang ternyata hendak membangun apartemen bertamengkan pasar dinilai tidak cocok.

Sebab kata Hendra, kawasan pasar Muara Takus merupakan daerah padat penduduk. Hendra mengaku, akan mengundang pihak terkait untuk membahas rencana revitalisasi pasar Muara Takus.

Sebelumnya tiga anggota DPRD Medan Ilhamsyah selaku Ketua Fraksi Golkar, HT Bahrumsyah selaku Ketua Fraksi PAN dan Hasyim SE selaku Ketua Fraksi PDI P DPRD Medan menyoroti rencana revitalisasi Muara Takus. Ketiga anggota dewan tersebut minta rencana pembangunan supaya dikaji ulang.(eko fitri)

 

TIDAK ADA KOMENTAR