Medan (medanbicara.com) – Awal mulanya menonton live video porno, sepasang kekasih kini jadi pemain. Alhasil, keduanya kini ditangkap polisi.
Satreskrim Polrestabes Medan menangkap sepasang kekasih bernama Henok Natanael Purba dan Lady Khairani Panjaitan. Keduanya terlibat kasus prostitusi online dengan mempertontonkan hubungan seksual melalui aplikasi Tevi. Para penikmat pun diharuskan membayar untuk melihat video syur keduanya.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Akbp Adrian Risky Lubis menjelaskan, pengungkapan itu dilakukan tepat di hari Kartini. Pihaknya mendapat informasi bahwa di salah satu kamar hotel di Medan dijadikan tempat penyiaran video porno.
“Awalnya kami menerima informasi adanya tindak pidana pornografi yang dilakukan sepasang kekasih melalui aplikasi Tevi,” ucap Adrian Risky Lubis, Rabu (13/5/2026).
Dari informasi itu, petugas menyambangi hotel yang terletak di Jalan Ikahi, Padang Bulan, Medan Selayang tersebut. Keduanya pun ditangkap di salah satu kamar beserta barang bukti perangkat untuk merekam aksi keduanya.
“Mereka melakukan hubungan seksual. Lalu menampilkannya di dua akun, yakni akun ‘Rumbarbar’ dan akun ‘Astanti’,” tuturnya.
Keduanya menghasilkan pundi-pundi rupiah dari para penonton. Penonton diwajibkan membeli bintang dengan harga bervariasi.
“Penonton membeli bintang, jadi Rp 300 ribu bisa mendapatkan 300 bintang. Satu bintang berdurasi 4 menit untuk menonton video konten mereka,” jelasnya.






