Medan (medanbicara.com) – Warga Kekurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih, minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) dan keinginan mereka agar dilakukan pemangkasan pohon-pohon di kawasan itu.
Keluhan tersebut mengemuka saat anggota DPRD Kota Medan, Agus Setiawan, menggelar Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 Tahun Anggaran 2026, Sabtu sore (24/7/2026), di Jalan Sampali, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area.
“Lampu jalan di seputaran Jalan Wahidin sangat minim pak. Masalah ini sudah kami sampaikan ke Dinas Perhunungan. Tqpi sampai sekarang belum ada tanggapan,” ujar seorang warga saat reses tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Susanti: Kepala Lingkungan (Kepling) VIII, Kelurahan Pandau Hulu II, mengeluhkan warga di Jalan Senangin, Kelurahan Pandau Hulu II agak susah untuk mendapatkan air bersih/ledeng Perumda Tirtanadi Sumut.
“Kami sidah berkordinasi kepada pihak PDAM (Perumda Tirtanadi) soal macetnya air ledeng ini, tapi sampai saat ini kami hanya dapat air dari mobil tangki PDAM. Mohon dibantu Pak Agus Setiawan,” ujarnya.
Yang kedua, lanjut Kepling tersebut, warga juga mengeluhkan ada beberapa pohin pohon pinggir jalan yang sudah selayaknya dipangkas. “Karena kondisi cuaca saat ini dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat jika pohonnya tumbang,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Lurah Pandau Hulu II, Indra Gunawan S, bahwa terkait pemangkasan pohon, pihaknya sudah beberapa kali memohon. Seperti pohon di Jalan Wahidin yang sudah berlobang. “Kami juga memohon pengadaan keranjang/tong sampah,” ungkapnya.
Menyikapinya, anggota DPRD Medan, Agus Setiawan, menjelaskan bahwa terkait LPJU, Pemko Medan akan menambah sekitar 1.000 titik LPJU di Kota Medan. Tapi harus jelas pemetaannya, kawasan mana yang betul-betul membutuhkan LPJU tersebut.






