Plt. Bupati Langkat Tiorita: Klien Pemasyarakatan Jangan Dimarginalkan

oleh

Langkat (medanbicara.com) – Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat memperkuat kolaborasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan dalam pembinaan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

Hal itu disampaikan Tiorita saat menerima audiensi Kepala Bapas Kelas I Medan Kristen Napitupulu beserta rombongan di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (8/10/2026).

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan Pasal 1 angka 8, Klien Pemasyarakatan adalah seseorang, baik dewasa maupun anak, yang berada dalam pembimbingan kemasyarakatan. Pembimbingan tersebut menjadi bagian dari proses pemasyarakatan untuk membantu mereka menjalani kehidupan secara baik dan kembali berintegrasi di tengah masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Kristen menyampaikan saat ini terdapat sekitar 300 Klien Pemasyarakatan di Kabupaten Langkat yang sedang menjalani pembimbingan dalam masa pidana pengawasan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan agar proses reintegrasi sosial berjalan optimal sekaligus menekan risiko pengulangan tindak pidana.

Bapas Medan juga mengembangkan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) sebagai wadah penguatan pendampingan, keterampilan, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan sosial bagi Klien Pemasyarakatan agar mampu kembali mandiri dan produktif.

“Kami berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Langkat agar program pemberdayaan masyarakat bagi Klien Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik. Dengan bergandeng tangan, proses reintegrasi sosial dapat terlaksana secara maksimal serta mampu menekan angka pengulangan tindak pidana,” ujar Kristen.

Menanggapi hal tersebut, Tiorita mengapresiasi upaya Bapas Medan dan menegaskan bahwa Klien Pemasyarakatan tetap merupakan bagian dari masyarakat yang harus diberi kesempatan untuk memperbaiki kehidupan.

“Memberdayakan warga binaan pemasyarakatan adalah bagian dari upaya memanusiakan manusia dan memberikan kesempatan kedua bagi mereka untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik,” kata Tiorita.