Dinilai Sombong dan Angkuh, Warga Jalan Mahkamah Minta Lurah Mesjid Diganti

oleh

Medan (medanbicara.com) – Copot Lurah Mesjid jadi tuntutan utama yang disampaikan warga dalam Reses VI Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 Tahun Anggaran 2026 Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi, yang digelar di Jalan Mahkamah, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (25/7/2026).

Dengan kompak, warga menyebut bahwa Lurah Mesjid sangat sombong, angkuh dan tidak peduli dengan kondisi warganya.

“Di sana ada warga miskin yang lagi sakit pak. Sudah kami beritahu ke lurah tapi tidak ada respon. Sehingga kami terpaksa membawa korban dengan alat seadanya ke rumah sakit. Untuk itu kami minta Lurah Mesjid dicopot Pak, kami tidak mau lurah yang sombong,” tegas Ningsih, yang merupakan tokoh masyarakat di sana.

Mendengar itu, Fauzi mengaku akan segera melaporkan hal tersebut ke Wali Kota Medan.

“Di sini ada yang kenal dengan Lurah Mesjid? Kalau tidak, ada berarti beliau memang sombong. Nanti akan saya laporkan ke Wali Kota untuk segera diganti. Tugas Lurah itu harusnya melayani masyarakat, bukan tidak peduli, apalagi sombong dengan warganya. Tidak benar itu,” ketusnya.

Fauzi menegaskan, seluruh perangkat kewilayahan harusnya menjadi penyambung tangan pemerintah hingga tingkat atas.

“Apa yang terjadi di bawah, tentu kepling, lurah dan camat yang tahu. Tapi kalau mulai dari tingkatan paling bawah masyarakat sudah tidak dipedulikan, bagaimana permasalahan yang ada diselesaikan. Saya imbau Bapak Ibu semua untuk menyampaikan keluhan dan keresahannya di sini, akan saya kawal dan sampaikan nanti di rapat paripurna untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Salah satu warga, Irjan, memohon agar Masjid Taqwa di lingkungan mereka, dibantu, baik berupa pengecatan maupun pemeliharaan.